Rabu, 26 Agustus 2015

Jadwal Keberangkatan Calon Jemaah Haji Asal Indramayu Tahun 2015

Berikut Adalah Jadwal Pemberangkatan
Calon Jemaah Haji Kabupaten Indramayu
Tahun 1436 H/ 2015 M


Sumber: http://bit.ly/1KLuk5P

Sabtu, 25 Juli 2015

Puluhan Perusahaan di Kabupaten Indramayu Diduga Nakal

Puluhan perusahaan swasta di Kabupaten Indramayu disebut Dinas Sosial, Tenaga Kerja, dan Transmigrasi Kabupaten Indramayu tidak kooperatif. Akibatnya, Dinsosnakertran menduga ada ratusan tenaga kerja yang dirugikan.

"Puluhan perusahaan nakal itu tidak pernah melaporkan peraturan perusahaan sehingga kami pun tidak tahu berapa jumlah karyawan, tidak tahu upah yang diberikan, dan lain-lain," ucap Kepala Seksi Hubungan Industrial dan Syarat Kerja Dinsosnakertrans Kabupaten Indramayu, Suharjo, Jumat (24/7/2015).

Selama ini, pihaknya selalu melakukan pendekatan kepada perusahaan nakal tersebut, tetapi mereka tidak kooperatif.

"Kami datangi tidak ditanggapi, panggilan tidak direspons. Misalnya saja, PT Gajah Asri Pilangsari Jatibarang, PT Maman Mastika, Hotel Wiwi Perkasa, Hotel Garuda, diler motor Permata Jalan Jenderal Sudirman, Catur Karya Manunggal anak perusahaan PT Polytama, dan diler Tridyaja Motor," tuturnya.

Bahkan, menurut dia, diler motor Permata di Jalan Sudirman Kecamatan/Kabupaten Indramayu yang sudah sekitar 10 tahun berdiri tidak kooperatif terhadap dinas.

Dia khawatir hak-hak ratusan karyawan dari puluhan perusahaan nakal tersebut tidak dipenuhi. "Mengenai sanksi atas puluhan perusahaan yang tak kooperatif itu, itu bukan kewenangan saya, melainkan pengawas PNS," ujarnya.

Sementara itu, Pegawai Pengawasan Ketenagakerjaan Dinsosnakertran Febrianto mengungkapkan, sejauh ini perusahaan-perusahaan di Kabupaten Indramayu cukup kooperatif.

Dia menyebutkan, hanya diler motor Permata yang sudah mendapatkan teguran dua kali, sedangkan yang lainnya hanya sampai teguran pertama kemudian kooperatif.

Dalam penindakan, Febri mengatakan, pihaknya mengutamakan pendekatan pembinaan. Namun, jika selama pembinaan tidak patuh, baru kemudian dia mengeluarkan teguran.

"Jika melanggar, diberi nota 1, 2, dan 3. Ketika tiga kali tidak dilaksanakan, kami akan membuat laporan kejadian untuk ditindaklanjuti penyidik PNS," katanya.

Febri menjelaskan, adapun yang sering diadukan karyawan adalah mengenai jam kerja, lembur, upah, peraturan perusahaan. "Kebanyakan masalah jam kerja, lembur, dan Jamsostek," ucapnya.

Menurut dia, setiap perusahaan harus mematuhi peraturan perundang-undangan ketenagakerjaan yang berlaku. Jika masalahnya berkaitan dengan upah, ungkapnya, itu termasuk pelanggaran pidana yang hukumannya maksimal 4 tahun penjara.

Berdasarkan Undang-Undang Nomor 3 Tahun 1951 tentang Pengawasan Perusahaan, kata Febri, perusahaan yang memiliki minimal 10 karyawan wajib mempunyai peraturan perusahaan.

Oleh karena itu, dia mengimbau perusahaan-perusahaan dengan ketentuan itu agar mematuhinya dan melapor ke Dinsosnakertan.

Sumber: pikiran-rakyat.com

Bursa Kerja (Job Fair) 2015 di Indramayu

Pada tanggal 28 sampai 30 Juli 2015 akan diselenggarakan bursa kerja (job fair) di alun-alun Kabupaten Indramayu. Info lain terkait job fair bisa lihat pada gambar dibawah ini.


Ketentuan :
  • Surat lamaran 
  • CV/ Riwayat hidup (ketik)
  • Foto copy ijasah & sertifikat 
  • KTP atau Kartu Keluarga.
  • Pas foto warna uk. 3 x 4 atau 4 x 6 (background bebas).
  • Semua dokumen tersebut diatas diklip & dibawa sebanyak-banyaknya
  • Pendidikan minimal SMA/SMK s/d S2 semua jurusan.
  • Pria/wanita usia maks 37 thn.
  • Pakaian bebas & rapih.


Bursa kerja (Job fair) akan di selenggarakan pada Pkl: 09:00 - 17:00 WIB

Jumat, 10 Juli 2015

Komunitas Waria Dukung Pasangan Anna Sophanah dan Ruswa

Sejumlah perwakilan waria mendatangi kantor Radar Indramayu (hari Selasa, 7 Juli 2015). Kedatangan mereka untuk menyampaikan aspirasi terkati pilkada Indramayu yang akan digelar 9 Desember 2015.

Ketua paguyuban waria Jawa Barat, mamih lala mengungkapkan pihaknya mendukung pencalonan pasangan Hj. Anna Sophanah dan Ruswa MPdl (Arus). "Kami mendukung pasangan Anna-Ruswa untuk maju di pilkada 2015 dan kami yakin akan mampu membawa Indramayu lebih baik lagi," ujar waria asal Desa Bondan Kecamatan Kertasemaya ini.

Dikatakan, dukungan terhadap pasangan Arus diberikan karena keduanya dinilai cocok untuk memimpin Indramayu. Mamih Lala menambahkan, jumlah anggota komunitasnya di Indramayu lebih dari 26.000 orang. Ini tentu sangat potensial untuk mendukung dalam pilkada nanti.

Mamih Lala mengaku sudah bertemu keduanya, baik Anna maupun Ruswa. Menurutnya pasangan ini cocok saja dan tinggal menunggu keputusan partai. Mamih Lala juga mengaku ikut andil dalam menyambungkan komunikasi antara Yance dan Ahmad Heryawan (Aher). "Pak Yance pun minta difasilitasi saya untuk ketemu Aher dan siang hari ini juga saya berangkat untuk minta jadwal dengan Aher ke Bandung," katanya

Sumber: koran radar 9 Juli 2015

Senin, 06 Juli 2015

Jalan By Pass Widasari Minim Penerangan

Jalan by pass Widasari minim dengan penerangan. Padahal, di sepanjang ruas jalan ini terdapat lampu penerangan jalan umum (PJU). Sayangnya kondisi semua PJU itu rusak. Kondisi ruas jalan tersebut pun rawan kecelakaan karena gelap gulita.

"Sudah tiga tahun lampu PJU-nya mati, tapi tidak ada perbaikan. Padahal sudah banyak yang celaka dan banyak juga yang meninggal dunia," ujar kuwu Widasari, H Saepudin.

Di malam hari kata Saepudin ruas jalan itu hanya diterangi lampu dari kediaman warga dan kendaraan yang melintas. Padahal ruas itu merupakan bagian dari jalur pantura yang akan digunakan akses arus mudik dan balik.

Saepudin mengaku, dirinya sudah berulang kali mengajukan perbaikan PJU ke dinas terkait. Sayangnya, hingga kini usulah yang disampaikan berulang kali itu tak mendapatkan tanggapan. Hal senada yang diungkapkan Tarjo yang merupakan warga setempat.

Menurut Tarjo, kecelakaan kerap terjadi di kawasan itu karena penglihatan pengendara terbatas. Kediamannya yang tak jauh dari tepi jalan membuat dirinya kerap menyaksikan kecelakaan lalu lintas. "Sudah banyak korban, kami berharap kepada pemkab terutama dinas terkait untuk secepatnya memperbaiki lampu yang mati. Apalagi sebentar lagi mudik," kata Tarjo

Sumber: koran radar 4 Juli 2015

Minggu, 05 Juli 2015

Pelanggang PDAM Tirta Darma Ayu Indramayu Diminta Berhemat

Dampak kekeringan di Kabupaten Indramayu tak hanya dirasakan petani. Pelanggan PDAM Tirta Darma Ayu (TDA) juga terancam tak mendapatkan aliran air. Penyebabnya, beberapa sungai yang selama ini menjadi sumber air baku PDAM seperti sungai Cimanuk dan sungai Cipanas di Kecamatan Losarang mengalami penurunan debit air.

Imbasnya, pasokan dan produksi air PDAM Tirta Darma Ayu Indramayu yang selama ini mengandalkan air bakunya dari dua sungai tersebut ikut terpengaruh. "Untuk itu kami minta pelanggan PDAM berhemat air", kata direktur utama PDAM Tirta Darma Ayu, Tatang Sutardi SSos MSi. 

Saat ini beberapa instalasi pengolaan air (IPA) PDAM terpaksa mengurangi kapasitas produksi. Sejalan dengan itu, distribusi air ke konsumen di beberapa kecamatan seperti Indramayu, Pasekan, Losarang dan Kandanghaur mengalami hambatan. Air yang mengalir ke rumah-rumah konsumen menjadi kecil.

Untuk itu, menjaga supaya air bersih yang mengalir ke rumah tetap aman dan ada setiap hari, masyarakat harus menghemat penggunaan dan menggunakan hanya untuk keperluan rumah tangga saja. "Atas ketidaknyamanan ini PDAM Tirta Darma Ayu menyampaikan permohonan maaf jika pelayanan air bersih terganggu selama musim kemarau," ucap Tatang. 

Sumber: koran radar 4 Juli 2015

Jumat, 03 Juli 2015

Kabupaten Indramayu Diklaim Bebas Peredaran Daging Celeng

Maraknya peredaran daging celeng di sejumlah daerah, membuat instansi terkait di Kabupaten Indramayu terus meningkatkan pengawasannya. Masyarakat pun diminta untuk melapor jika menemukan adanya daging celeng di pasaran.

Kepala Dinas Pertanian dan Peternakan Kabupaten Indramayu Firman Muntako menjelaskan, ada tim khusus dari instansinya yang mengecek keberadaan daging yang dikhawatirkan terkontaminasi daging celeng.
Tujuannya, untuk memastikan agar daging yang beredar di pasaran benar-benar daging yang halal, aman, utuh dan sehat (HAUS). ''Sampai saat ini belum ada laporan adanya daging celeng,'' ujar Firman, Kamis (2/7).

Kasi Keswan Bidang Peternakan Dinas Pertanian dan Peternakan Kabupaten Indramayu, Dian Daju, menjelaskan, pihaknya sudah melakukan pengecekan ke kios-kios resmi yang ada di sejumlah pasar.
Di antaranya Pasar Baru Indramayu, Pasar Haurgeulis dan Pasar Karangampel. ''Dari pantauan kami, tidak ditemukan ada daging celeng yang dijual di pasaran,'' tegas Dian.

Namun Dian menyatakan, pihaknya berharap masyarakat turut berperan aktif dalam pengawasan peredaran daging celeng. Jika menemukan ada daging celeng, maka diminta untuk segera melaporkan kepada pihaknya. 

Sumber: republika.co.id

Toko Kaca di Kepandean Indramayu Terbakar, Kerugian Ditaksir Capai 1 Miliar

Sebuah toko kaca di Jalan Letjend Suprapto No 237 Kelurahan Kepandean Kecamatan Indramayu Kabupaten Indramayu milik Said (55) warga kelurahan Lemahmekar Kecamatan Indramayu Kabupaten Indramayu, Kamis (2/7) pagi, ludes terbakar.

Tidak ada korban dalam peristiwa tersebut, namun kerugian ditaksir mencapai Rp 1 miliar.

Peristiwa kebakaran yang sempat menggegerkan warga tersebut diduga akibat korsleting listrik yang ada di dalam sebuah toko ketika sang pemiliknya tidak ada di tempat.

Menurut keterangan yang berhasil dihimpun menyebutkan, peristiwa kebakaran itu semula diketahui oleh warga setempat yakni Ali. Ketika itu, Ali yang hendak pergi salat Subuh saat di lokasi kejadian  tiba-tiba saja dikagetkan dengan kobaran api yang berasal di sebuah toko kaca milik Said.

Melihat itu, kemudian Ali menghubungi pemilik toko dan pemadam kebakaran serta pihak kepolisian. Ali sempat mencoba memadamkan api tersebut dengan dibantu warga setempat.

Namun usahanya gagal, kobaran api yang kian membesat itu dalam waktu yang singkat langsung menyambar seluruh barang barang yang ada di toko. Akibatnya, bangunan dan barang-barang korban pun ludes terbakar

Sementara itu, kobaran api yang besar tersebut baru bisa dipadamkan dua jam setelah 3 unit mobil pemadam kebakaran dikerahkan ke lokasi kejadian.

Menurut Kapolres Indramayu, AKBP Wijonarko, melaui Kapolsek Indramayu, AKB Budiyanto didampingi Kanit Reskrim, Aiptu A Heri mengatakan, pihaknya masih mendalami peristiwa kebakaran tersebut dengan meminta keterangan sejumlah saksi di tempat kejadian.

“Berdasarkan keteragan sementara, peristiwa kebakaran tersebut diduga akibat korsleting listrik yang ada di dalam toko ketika sang pemiliknya tidak ada di tempat.”

“Tidak ada korban dalam peristiwa tersebut, namun akibat peristiwa kebakaran itu  korban ditaksir menderita kerugian sekitar Rp 1 miliar.

Sumber: fajarnews.com