Kamis, 24 Juli 2014

Pemuda Tewas Korban Penganiayaan Dilempar ke Waduk Bojongsari

Setelah 9 jam hilang tenggelam, jasad pemuda korban penganiayaan yang dilempar ke Waduk Bojongsari, Kamis (24/7) siang ditemukan oleh sejumlah regu penolong.

Korban Wawan Setiawan, 20, warga Desa Singaraja, Kec./Kab. Indramayu Kamis dinihari pukul 03:00 sempat ribut dengan sekelompok pemuda mabuk. Wawan sempat kabur. Namun terus dikejar. Saat tertangkap pemabok tubuh Wawan dilempar ke Waduk Bojongsari berkedalaman sekitar 4 – 9 meter.

“Korban sempat menyelamatkan diri. Berenang ke tepi. Namun sial saat merangkak naik ke atas dinding waduk kepalanya dihantam kursi oleh pelaku. Korban terjengkang lagi ke waduk,” kata Beni teman korban.
Saat itulah tubuh korban menghilang. Melihat itu, sejumlah warga setempat berusaha menyelam, mencari jasad Wawan. Sayang pencarian  Wawan tidak berhasil.

Pencarian jasad korban terus dilakukan dan Kamis (24/7) siang penyelam menemukan jasad korban tenggelam di dasar air waduk. Petugas membawa korban ke RSUD Indramayu untuk divisum.

Sumber: http://bit.ly/1z83TDw

Rabu, 23 Juli 2014

Bantu Pemudik, Rumah Sakit dan Puskesmas di Jalur Pantura Indramayu Siaga 24 Jam

Untuk membantu arus mudik dan arus balik  idul fitri 1434 H, Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Indramayu menyiagakan pelayanan di Puskesmas yang ada di jalur pantura Indramayu, selama 24 jam. Tidak hanya itu, Dinkes juga menyiapkan tenaga medis dan obat-obatan, untuk melayani masyarakat maupun pemudik. 

Menurut Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Indramayu, dr. H. Dedi Rohendi MARS, mengungkapkan, Dinkes sudah memberikan surat edaran kepada para kepala UPTD Puskesmas di seluruh Kabupaten Indramayu sejak tanggal 1 Juli 2014 lalu. Selain itu, kata Dedi, pihaknya juga menyiagakan pos bantuan kesehatan, yang ditempatkan dijalur alternatif di wilayah Kabupaten Indramayu, seperti wilayah Cikamurang dan sekitarnya. 

“Kita sudah persiapkan seluruhnya, untuk Puskesmas di jalur pantura kita ada 15 puskesmas. Adapun untuk pos kesehatan di Cikamurang, ada dua tempat,” ungkap Dedi. Ditegaskan Dedi, para petugas ini akan melayani di posko tersebut, mulai tanggal 21 Juli (H-7), sampai tanggal 5 Agustus 2014 nanti (H+7). Para petugas kesehatan ini, sudah siap ditempat. 

Untuk itu,  pemudik diimbau untuk  mendatangi posko-posko yang telah ditentukan maupun ke Puskesmas terdekat, jika membutuhkan pelayanan kesehatan. “Saya sudah perintahkan kepada seluruh Kepala Puskesmas, untuk memberikan pelayanan kepada para pemudik maupun kepada masyarakat yang membutuhkannya,” tegas Dedi. 

Ditambahkan Dedi, selain penyiagaan puskesmas dan pos kesehatan, pihaknya juga menyiagakan seluruh rumah sakit yang ada di Kabupaten Indramayu, untuk siaga menjadi pos kesehatan rumah sakit (UGD). Adapun untuk rumah sakit yang siaga, RSU Sentot, RS Bhayangkara, RS Zam-Zam, RSUD Indramayu, RS PMC, dan RS Pertamina Balongan.

Sumber: http://bit.ly/1jVgkzc

Titik Rawan Aksi Begal di Jalur Pantura Indramayu

Terdapat sejumlah titik rawan begal di jalur pantura Indramayu. Dalam musim arus mudik ini, terutama bagi pengemudi kendaraan bermotor, diharapkan meningkatkan kewaspadaannya.

Kepala Seksi Ketentraman dan Ketertiban Kecamatan Widasari, Kabupaten Indramayu, Siswanto mengatakan, titk rawan pembegalan di daerahnya terletak di jalur lama, mulai dari Leuwigede sampai Ujung Jaya. Pasalnya, jalan tersebut tergolong sepi bila petang menjelang.

"Mulai dari SPBU ke arah Lohbener dan arah Jatibarang. Kemudian lagi jalur baru mulai dari PJR hingga ke arah Mapolsek Widasari, tergolong rawan. Begitu juga depan kantor Kecamatan Widasari, sama. Rawan begal," katanya, Rabu (23/7/2014).

Dia menyebutkan, para pembegal itu biasanya beroperasi pada jam-jam tertentu, yakni antara pukul 05.00–07.00 dan pukul 18.00–21.00. Menurutnya, pada saat itu kondisi jalanan relatif masih sepi, sehingga para pembegal bisa lebih leluasa beraksi.

Satpol PP Kecamatan Widasari, Otong Suganda menambahkan, sebaiknya para pengguna kendaraan, terutama pemudik, jangan melintas sendirian. Hal itu dilakukan untuk menghindari kerawanan aksi begal. "Bahkan jika terpaksa, lebih baik minta pertolongan polisi di pos jaga," tuturnya.

Pada kesempatan terpisah, Camat Kandanghaur, Dudung Indra Ariska mengemukakan, minimnya penerangan jalan umum di wilayah jalur pantura Kandanghaur berpotensi menimbulkan adanya aksi kriminalitas, selain bahaya keselamatan berkendara.

Menurutnya, bila malam tiba, jalur yang tidak terkena lampu penerangan itu tergolong sepi. Sementara beberapa bagiannya ada yang terdiri dari persawahan. Hal tersebut bisa memberikan peluang tmbulnya aksi kejahatan.

Dia menuturkan, laporan terjadinya tindakan kejahatan di wilayah jalan yang minim penerangan sering masuk ke pihaknya. "Di Kandanghaur, jalur yang penerangan lampunya tidak layak merentang sepanjang 7 kilometer. Mulai dari daerah Cilet sampai Kertawinangun," katanya.

Selain di jalur pantura, kekhawatiran munculnya aksi kriminalitas ada juga di jalur alternatif Cikamurang. Ketua Pelaksana Kegiatan Pam Lebaran Idul Fitri 2014 Dinas Perhubungan, Komunikasi dan Informatika Kabupaten Indramayu, Lilik Mujaki sempat mengatakan, sejumlah titik jalur alternatif yang rawan tindak kejahatan adalah ruas jalur Cikamurang-Jangga, Celeng-Jatibarang (jalan lama) dan Simpang Lima-Jalan Ibu Tien.

Menurutnya, kerawanan terjadi aksi kejahatan di jalan itu karena jalur-jalur tersebut jauh dari pemukiman penduduk. Di sepanjang kanan dan kiri jalan, sebagian besarnya berupa areal persawahan maupun hutan. Selain itu, kerawanan juga terjadi akibat minimnya PJU maupun rambu-rambu lalu lintas.

Lilik mengatakan, para pemudik, terutama sepeda motor, diarahkan tetap di jalur utama pantura saat malam hari. Dia berpendapat, jalur alternatif CIkamurang relatif aman untuk dilewati hanya pada siang hari. "Untuk pengamanan, kami sudah berkoordinasi dengan kepolisian dan instansi lain yang terkait," ujarnya.

Kapolres Indramayu, Wahyu Bintono mengatakan, adanya kerawanan pembegalan di sejumlah titik di jalur pantura Indramayu. Dia menyebutkan, kerawanan pembegalan itu terjadi di jalur Lohbener – Widasari dan Sliyeg – Karangampel.

‘’Kami tingkatkan patroli keamanan di jalur rawan pembegalan,’’ tegas Wahyu.

Dia menuturkan, selama arus mudik ini diterjunkan pula 30 personil khusus reaksi cepat dari gabungan Polres Indramayu dan Brimob Polda Jabar. "Mereka ditempatkan di titik-titik rawan tindak kriminal untuk memberikan rasa aman dan nyaman kepada para pemudik," tuturnya.

Sumber: http://bit.ly/1A5LQzm

Lowongan Kerja di Bank BPR

Bank BPR (Bank milik pemerintah daerah) sedang membutuhkan karyawan / karyawati untuk ditempatkan di beberapa kantor cabang di Cirebon, Indramayu, Majalengka dan Kuningan. 

Syarat-syarat:
  • Pria / wanita
  • Pendidikan minimal D3 untuk Admin, Teller, staf, IT dan Supervisor
  • Pendidikan minimal SMK / sederajat untuk Marketing (freshgraduate)
  • Umur maksimal 25 tahun
  • Pengalaman 1 tahun perbankan
  • Penampilan menarik dan supel
  • Sehat jasmani dan rohani (dibuktikan dengan keterangan dari dokter)
  • Bersedia ditempatkan di seluruh wilayah kerja bank (surat pernyataan bermaterai)
  • Menguasai komputer (Ms office)
  • Untuk IT menguasai jaringan, SQL 2005 dan bahasa pemrograman
  • Mampu bekerja dalam team
  • Lamaran lengkap paling lambat dikirim tanggal 1 September 2014 ke alamat: PO BOX 970 Cirebon

Sumber: koran radar 23 Juli 2014 

Selasa, 22 Juli 2014

Bupati Indramayu Siapkan SMS Centre Pengaduan

Bupati Indramayu Hj Anna Sophanah berjanji segera membuka layanan SMS center pengaduan bagi masyarakat umum, untuk melayani aspirasi masyarakat dalam rangka peningkatan pelayanan publik yang bebas dari KKN.

Masyarakat Indramayu yang ingin mengadukan masalah pelayanan kesehatan atau lainnya, bisa mengirimkannya lewat SMS. Istri dari mantan Bupati Indramayu, H Irianto MS Syafiuddin itu meminta masyarakat untuk tidak ragu atau takut melaporkan persoalan yang terjadi, jika melihat atau menemukan adanya pelayanan publik yang tak sesuai dengan aturan hukum yang berlaku.

“Segera adukan via SMS setiap persoalan itu langsung ke HP yang saya pegang,” terang bupati di hadapan ratusan masyarakat saat menggelar kegiatan buka puasa bersama di dapil dua tepatnya di Kecamatan Kedokanbunder.

Dengan demikian, seluruh aktivitas dan kinerja pegawai baik PNS dan swasta bisa dipantau langsung, melalui laporan masyarakat via SMS tersebut yang hanya diketahui olehnya. “Tapi ini upaya kami untuk meningkatkan layanan kepada masyarakat,” tutur Anna, seraya menegaskan pengaduan via SMS itu akan bekerja sama dengan Radar Indramayu dan siap untuk menyantumkan nomor hp yang terbaru.

Semua laporan, kata Anna, dipastikan akan ditindaklanjuti dengan penekanan bahwa pelapor benar-benar mengetahui kejadian bukan karena iseng.

Selain itu, identitas pelapor juga akan dilindungi. Bupati kembali menegaskan akan menjawab langsung laporan masyarakat tersebut.

Dipilihnya layanan SMS cepat, menurut Anna karena masyarakat Indramayu tinggal menyebar di seluruh pelosok. Sehingga diharapkan bisa memudahkan komunikasi antarmasyarakat dalam rangka memberikan masukan dan saran.

Sumber: http://bit.ly/1qyfsnd

Titik Rawan Kecelakaan di Wilayah Jawa Barat

Memasuki H-7 arus mudik lebaran mulai menggeliat, di Jalur Selatan, Jawa Barat. Senin (21/7) arus mudik di jalur ini mulai bermunculan meski belum padat. Di Nagreg, Kabupaten Bandung, arusa kendaraan mulai dikuasai kendaraan plat B dan luar kota. “ Memasuki H-3 kendaraan akan mulai padat,“ kata Kabid Humas Polda Jabar Kombes Martinus Sitompul.

Dia mengungkapkan, meski arus mudik kebaran belum mencolok, namun petugas pengamanan mudik lebaran sudah diterjunkan ke tempat tugasnya masing masing. “Kami berharap arus mudik lebaran lancar.”
Martin berharap pemudik yang memasuki wilayah Jabar supaya berhati hati dan bersabar larena Jabar memiliki belasan titik macet, belasan, kecelakaan dan belasan titik pasar tumpah. Berikut titik macet di Jabar; Jalur Utara/Pantura.

Lokasi rawan kemacetan, yaitu di kawasan Cikopo Kab. Purwakarta, Simpang Mutiara dan Simpang Jomin Kab. Karawang, Pertigaan Cikalong, Jembatan Gamon di Ciasem Kab. Subang, Yogya Patrol dan Pasar Eretan Kab. Indramayu, Putaran Lohbener Kab. Indramayu, sekitar SPBU-SPBU antara Lohbener Indramayu hingga Tegalkarang Kab. Cirebon, Pasar Tegal Gubug Kab. Cirebon, Tegal Karang Kab. Cirebon dan di sekitar gerbang Tol Pajagan Kab. Cirebon.

Sedang Lokasi rawan kecelakaan lalulintas, di sekitar Ciasem dan Pamanukan Kab. Subang, Lohbener Kab. Indramayu, dan Astanajapura Kab. Cirebon. Lokasi pasar tumpah, Pasar Johar dan Pasar Cikampek Kab. Karawang, Pasar Sukamandi, Pasar Ciasem dan Pasar Pusakanagara Kab. Subang, Pasar Sukra, Pasar Patrol, Pasar Eretan Wetan, Pasar Kandanghaur, Pasar Bangkir Lohbener, Pasar Karang Ampel dan Pasar Celancang Kab. Indramayu, Pasar Kertasemaya, Pasar Tegal Gubug, Pasar Jamblang, Pasar Minggu, Pasar Plered, Pasar Kue, Pasar Mundu, Pasar Gebang dan Pasar Losari Kab. Cirebon. Kemudian lokasi penyempitan jalan, di sekitar Jembatan Cirejag Jatisari Kab. Karawang, sekitar Arjawinangun, Mundu dan Jembatan Gandu Kab. Cirebon.

Untuk jalut tengah, lanjut Martin, lokasi rawan kemacetan, yaitu di sekitar Sadang Kab. Purwakarta, Kota Subang dan Cikamurang Kab. Subang, sekitar Kadipaten dan Jatiwangi Kab. Majalengka dan sekitar Palimanan Kab. Cirebon.

Lokasi rawan kecelakaan lalu lintas, yaitu di ruas jalan Kota Subang dan Cikamurang Kab. Subang serta di ruas jalan Jatiwangi Kab. Majalengka.

Lokasi pasar tumpah, yaitu Pasar Sadang Kab. Purwakarta, Pasar Kalijati Kab. Subang, Pasar Kadipaten dan Pasar Jatiwangi Kab. Majalengka.

Lokasi penyempitan jalan, yaitu di sekitar Kalijati, Cipeundeut dan Sarengseng Kab. Subang.

Menyinggung jalur Selatan, demikian Martin, lokasi rawan kemacetan, yaitu di sekitar Taman Safari Cisarua Kab. Bogor, Cipanas Kab. Cianjur, Cipatat Kab. Bandung Barat, sekitar Cileunyi, sekitar kawasan PT. Kahatex Rancaekek dan Nagreg Kab. Bandung, di sekitar Limbangan Kab. Garut dan sekitar kawasan Gentong Kab. Tasikmalaya. Lokasi rawan kecelakaan lalu lintas, yaitu di sekitar Pacet dan Ciranjang Kab. Cianjur, kawasan Nagreg Kab. Bandung, Limbangan Kab. Garut dan Gentong Kab. Tasikmalaya.

Lokasi pasar tumpah, yaitu Pasar Cipanas dan Pasar Ciranjang Kab. Cianjur, Pasar Cipatat dan Pasar Padalarang Kab. Bandung Barat, pasar di sekitar kawasan PT. Kahatex Rancaekek Kab. Bandung, Pasar Limbangan, Pasar Lewo dan Pasar Malangbong Kab. Garut.

Lokasi penyempitan jalan, yaitu di Jalan By Pass Cicalengka KM 32, Jalan Raya Nagrog KM 33,275 Cicalengka, dan Tanjakan Nagreg KM 38,1 Kab. Bandung.

Sumber: http://bit.ly/1yTpbol

Minggu, 20 Juli 2014

PPS di Kecamatan Sukra Minta Honor Cair Sebelum Lebaran

Panitia Pemungutan Suara (PPS) di Kecamatan Sukra berharap agar honor pelaksanaan pemilihan presidan 2014 dapat dicairkan sebelum lebaran. Selain karena pekerjaannya telah dinyatakan tuntas, honor terakhir bulan Juli tersebut rencananya untuk menambah kebutuhan dan merayakan hari raya Idul Fitri.

Permintaan itu mengemuka saat acara buka puasa bersama anggota dan sekretariat PPS dengan Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) Sukra. "Jumlahnya memang tidak seberapa. Tapi mengingat sebentar lagi mau hari raya, pastinya akan sangat bermanfaat buat nambah nambah beli sembako, bayar zakat atau beli baju lebaran," kata salah seorang anggota PPS.

Mengapresiasi keinginan tersebut ketua PPK Sukra, Usfuri SAg menyarankan agar proses administrasi pelaporan SPJ seluruh PPS segera dirampungkan. Sebab jika SPJ tidak secepatnya dibuat, mustahil honor bakal cair. "Karena sistemnya kerja dulu, honor belakangan. Jadi kalau SPJ kelar, honor pasti dicairkan," ujar Usfuri.

Dijelaskan Usfuri, masa kerja PPS dan PPK memang baru akan berakhir secara serentak dipenghujung bulan Juli ini. Namun karena tidak ada lagi tahapan pilpres yang dikerjaka, maka tugas mereka tinggal menyelesaikan administrasi pelaporan kepada KPU Indramayu. Diapun menyampaikan ucapan terima kasih atas kinerja seluruh PPS atas terselenggaranya tahapan pilpres yang berjalan lancar, aman, dan sukses. Apresiasi juga diberikan kepada pihak keamanan dari kepolisian maupun TNI yang bersama-sama menunjukkan sinergi mengawal pelaksanaan pilpres hingga berjalan tanpa kendala.

Sumber: koran radar 19 Juli 2014


Amudas Bantu Pembangunan Masjid Madania Sindang

Komunitas Anak Muda Sindang (Amdas) memberikan banruan 15 sak semen untuk pembangunan Masjid Madania Sindang. Penyerahan bantuan dilakukan oleh ketua Amudas, Dedy Rohaedi SH dan diterima oleh panitia pembangunan masjid, Nasihin. 

Nasihin atas nama panitia menyampaikan ucapan terima kasih atas bantuan dari anak-anak muda Sindang. Menurutnya, apa yang dilakukan Amudas patut menjadi contoh bagi anak-anak muda lainnya. Apalagi di bulan Ramadhan, dimana orang berlomba-lomba untuk melakukan kebaikan.

Dedy Rohaedi mengatakan, dana bantuan dari para donatur tersebut sudah disalurkan untuk pembangunan masjid Madania Sindang. Meskipun pada awalnya dana akan digunakan untuk membangun pos ronda, namun karena dana yang direncanakan tidak tercapai akhirnya dialihkan untuk pembangunan Masjid Madania agar lebih bermanfaat.

Dedy berharap bantuan dari Amudas tersebut bisa bermanfaat dalam rangka mempercepat proses pembangunan Masjid Madania. Pasalnya masyarakat Sindang memang sangat membutuhkan tempat ibadah yang representatif agar bisa menjalankan ibadah dengan nyaman.

Sebagaimana diketahui, masyarakat Desa Sindang di Kecamatan Sindang tengah membangun Masjid Madania. Pembangunan itu dilakukan setelah melihat aspirasi masyarakat yang memang menginginkan adanya masjid yang layak. Dengan mengandalkan sumbangan dari donatur, panitia berharap pembangunan masjid bisa cepat selesai.

Sumber: koran radar 19 Juli 2014