Selasa, 13 Maret 2018

Empat Kecamatan di Kabupaten Indramayu Belum Terlayani Air Bersih PDAM

Empat kecamatan di Kabupaten Indramayu ternyata hingga kini belum bisa terlayani air bersih dari Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirta Darma Ayu. Empat kecamatan tersebut adalah Kecamatan Terisi, Cikedung, Kroya dan Gantar.

Selain akibat ketersediaan air baku yang minim, di empat wilayah ini ternyata warga juga masih bisa memanfaatkan air tanah.

Direktur Teknik PDAM Tirta Darma Ayu Indramayu, Agus Suprihartono menjelaskan, selamaini air baku PDAM hanya diambil dari Sungai Cimanuk. Sementara disisi lain, banyak pula petani di Indramayu yang juga menyedot air dari sungai tersebut.

Akibatnya kerap terjadi “rebutan air” antara PDAM dengan petani. Hal ini terjadi karena banyak petani yang mengubah pola tanam padi-padi-palawija, seperti yang dianjurkan, menjadi padi-padi-padi.

Perubahan pola tanam padi hingga tiga kali dalam setahun itu otomatis membutuhkan pasokan air yang lebih banyak.

Agus menambahkan, tahun 2018 ini Bupati Indramayu, Anna Sophanah, menargetkan layanan PDAM bisa mencapai 60 persen dari jumlah penduduk Indramayu. Seperti diketahui, pelanggan PDAM Indramayu sudah mencapai 106 ribu pelanggan, atau setara dengan 50 persen penduduk Indramayu. Dengan demikian tahun ini mdiharapkan bisa memenuhi target tambahan 10 persen pelanggan.

Agus mengaku optimistis, kekurangan sepuluh persen dari target atau setara dengan sekitar 15 ribu pelanggan baru, bisa terlayani air bersih pada tahun ini.

Karena PDAM Indramayu mendapat bantuan hibah untuk 5.000 masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) dari APBN.

Selain itu, pada tahun ini PDAM Indramayu juga mengupayakan ada pemasangan regular bagi 5.000 pelanggan baru. Sedangkan 5.000 pelanggan sisanya, akan dilayani instansi terkait lainnya.

“Untuk air baku PDAM tentunya kita sangat terbantu dengan adanya Bendungan Jatigede di Sumedang. Karena dari Jatigede siap untuk menyediakan air baku untuk PDAM Indramayu dengan kapasitas 2000 liter/detik. 

Sumber: radarcirebon.com

Pemkab Indramayu Memprioritaskan Sembilan Rencana Pembangunan di Tahun 2019

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Indramayu memprioritaskan sembilan rencana pembangunan pada 2019 mendatang.

Hal itu terungkap dalam Musyawarah Perencanaan Pembangunan Rencana Kerja Pemerintah Daerah Kabupaten Indramayu (Musrenbang RKPD) 2019, di Aula Nyi Endang Dharma Ayu, Universitas Wiralodra Indramayu, Senin (12/3).

"Pembangunan infrastruktur masih menjadi isu utama di tingkat daerah, provinsi maupun nasional, tapi bidang-bidang lain tetap menjadi perhatian untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat," ujar Bupati Indramayu, Anna Sophanah, saat membuka musrenbang itu.

Anna mengatakan, isu pembangunan di Kabupaten Indramayu yang menjadi dasar penetapan prioritas pembangunan daerah tahun 2019 adalah masih rendahnya angka indeks pembangunan manusia (IPM). Selain itu, masih tingginya angka kemiskinan, laju pertumbuhan ekonomi yang sangat rendah maupun ketersediaan barang publik yang masih di bawah SPM.

Isu lainnya adalah kurangnya sinergitas perencanaan pembangunan dari level desa sampai ke kabupaten. Ditambah lagi, masih rendahnya kemandirian daerah serta reformasi birokrasi.

Sementara itu, Kepala Bappeda Kabupaten Indramayu, Wawang Irawan menyebutkan, berdasarkan isu tersebut, sembilan prioritas perencanaan pembangunan yang akan dilaksanakan pada 2019 adalah peningkatan kualitas dan aksesibilitas pendidikan, kesehatan; peningkatan peran serta dan pemberdayaan masyarakat dalam pembangunan.

Serta penanganan dan pengurangan kemiskinan, penyandang masalah kesejahteraan sosial (PMKS) dan pengangguran; peningkatan aksesibilitas dan poduktivitas pada sumber perekonomian untuk seluruh masyarakat; peningkatan kualitas, kuantitas, dan cakupan pelayanan infrastruktur dalam peningkatan pelayanan publik.

Selanjutnya adalah optimalisasi potensi daerah untuk meningkatkan daya saing; penataan dan penguatan sumber daya aparatur untuk membentuk birokrasi yang bersih, akuntabel, efektif, dan efisien dalam mewujudkan pelayanan prima dalam memenuhi pelayanan publik; penguatan pelayanan, administrasi, pembangunan dan keuangan desa; dan intensifikasi serta ekstensifikasi sumber dan nilai pendapatan asli daerah (PAD).

"Penetapan prioritas pembangunan tahun 2019 itu diharapkan mampu mencapai target yang telah ditetapkan oleh Provinsi Jawa Barat," kata Wawang.

Adapun target itu, yakni pertumbuhan ekonomi dua persen, tingkat pengangguran terbuka 7,57 persen, tingkat kemiskinan 11,77 persen dan nilai IPM 66,46.

Wawang menambahkan, untuk menyusun Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) 2019, sebelumnya telah dilaksanakan rangkaian kegiatan. Yaitu mulai dari Musrenbang Desa, Musrenbang Kecamatan, serta Forum Perangkat Daerah dan Lintas Perangkat Daerah.

Sementara itu, Ketua DPRD Kabupaten Indramayu, Taufik Hidayat, menyatakan, masih banyak aspirasi dari masyarakat Indramayu  terutama untuk peningkatan kualitas pelayanan publik yang dilakukan oleh birokrasi Indramayu.

"Selain itu juga pembangunan infrastruktur di daerah pedesaan masih harus terus diperhatikan oleh Pemkab Indramayu," tandas Taufik.

Sumber: republika.co.id

Islamic Centre Abdul Manan Indramayu Ditutup, Ini Alasannya

Kompleks Masjid Abdul Manan Islamic Centre baru saja dibuka untuk umum. Namun saat ini, DKM dan pemborong terpaksa menutup area masjid. Pasalnya tidak lama setelah dibuka untuk umum, sejumlah bagian kompleks yang baru dibangun mengalami kerusakan.

Kawasan Kompleks Masjid Abdul Manan Islamic Centre ditutup dan dijaga ketat petugas keamanan. Petugas melarang siapapun yang datang untuk masuk ke area masjid.


Seorang petugas keamanan, Masduki mengatakan beberapa tempat di kompleks masjid mengalami kerusakan karena banyak dikunjungi masyarakat. Peresmian masjid kemungkinan besar mundur menjadi Mei 2018. “Kerusakan yang disebabkan pengunjung kurang lebih Rp15 juta,” ujarnya.

Untuk itu, area masjid sengaja ditutup agar pembangunan tidak terganggu. Bagian yang rusak harus dikerjakan ulang, agar masjid bagsu seperti sedia kala. Kerusakan yang terjadi ada di bagian keramik dan rumput sintetis. Padahal pengunjung dilarang menginjak rumput sintetis itu. Namun oknum pengunjung mengabaikan larangan itu. “Termasuk juga area taman air mancur di depan masjid,” ujarnya.

Ia pun memohon kesabaran masyarakat. “Pengunjung dilarang masuk sampai peresmian. Semoga masyarakat bisa mengerti dan sabar, karena ini untuk kebaikan bersama,” lanjutnya.

Sementara, seorang pengunjung yang ingin masuk ke kawasan kompleks Islamic Centre harus balik kanan karena tidak diizinkan masuk. “Kecewa sih karena saya baru pertama kali ke sini. Tapi sudah ditutup lagi. Semoga pas peresmian, kondisinya lebih bagus dari sekarang,” tandasnya.

Sumber: radarcirebon.com

Selasa, 04 April 2017

Sekelompok Pria Melakukan Perusakan di Kantor BPBD Kabupaten Indramayu.

Tujuh sepeda motor milik pegawai BPBD Kabupaten Indramayu dilaporkan rusak. Selain itu, tiang antene televisi yang ada di kantor BPBD dirobohkan. Informasi yang dihimpun Tribun, peristiwa itu dilaporkan Senin (3/4/2017) pukul 17.45 WIB.

Kabid Humas Polda Jabar, Kombes Pol Yusri Yunus  mengatakan, peristiwa itu bermula ketika seorang pria mendatangi kantor BPBD Kabupaten Indramayu. Tiba-tiba pria yang datang dalam keadaan di bawah pengaruh alkohol itu merusak sepeda motor yang terpakrir di samping kantor BPBD. "Berdasarkan keterangan saksi, pria itu datang ke kantor BPBD mananyakan tentang keberadaan sepeda motornya. Ia mengaku sepeda motornya di halaman BPBD tidak ada," kata Yusri kepada Tribun melalui sambungan telepon, Selasa (4/4/2017). Yusri mengatakan, pria tersebut merusak sepeda motor dengan sebilah kapak yang diselipkan di pinggang.

Pria itu menyabetkan kapaknya ke tujuh sepeda motor yang terparkir di halaman kantor BPBD lantaran tak terima mendengar jawaban pegawai kantor BPBD Kabupaten Indramayu. "Pelaku sendirian memukulkan kapaknya ke arah spedometer tujuh motor dan salah satu tangki sepeda motor," ujar Yusri.

Dikatakan Yusri, pelaku perusakan meninggalkan kantor BPBD melalui jalan belakang. Tidak berselang lama, pelaku perusakan mendatangi kembali kantor BPBD dengan enam temannya yang kemudian melakukan perusakan bersama-sama. "Mereka kembali merusak sepeda motor milik pegawai dengan cara dipukul dan dirobohkan. Mereka mencabut tiang antena televisi yang ada di depan kantor BPBD," kata Yusri.

Yusri mengatakan, kasus tersebut kini ditangani Satrekrim Polres Indramayu. Seorang pelaku utama perusakan kantor BPBD itu telah ditangkap. Belakangan pelaku perusakan itu diketahui Misbak. "Petugas kini melakukan pencarian kapak yang dibuang pelaku. Selain itu, petugas juga memburu pelaku lainnya," kata Yusri.

Sumber: tribunnews.com

Layanan Antar Jemput ke Stasiun Jatibarang Indramayu

Butuh diantar atau dijemput ke stasiun Jatibarang Indramayu? Hubungi AnjemIMY 0812-2468-666-8 untuk detail info dan pemesanan. 

Untuk saat ini baru bisa melayani antar jemput dari wilayah Indramayu kota ke stasiun Jatibarang dan sebaliknya, juga melayani antar jemput untuk wilayah sekitar Kecamatan Balongan ke stasiun Jatibarang dan sebaliknya. 

Untuk melakukan komunikasi melalui WA juga bisa ke nomor diatas, yang punya akun twitter bisa langsung mention @AnjemIMY.

Kamis, 23 Maret 2017

Siaga Banjir, Kembali Jajaran Polres Indramayu Cek Aliran Sungai

Hujan Deras yang melanda Kabupaten Indramayu membuat warga bersiaga dengan ancaman banjir yang diakibatkan meluapnya aliran sungai, terlebih kawasan warga yang rumahnya dekat sungai, Selasa (21-03-2017).

Mengantisipasi hal itu, Kapolres Indramayu, AKBP Eko Sulistyo B SIK, SH, MH, memerintahkan jajarannya untuk mengecek debit air yang berada di wilayah hukum Polsek masing-masing, terlebih Polsek yang memang terdapat wilayahnya sering menjadi langganan banjir.

Pengecekan debit air sungai tersebut dilakukan, agar jika terjadi banjir akibat meluapnya air sungai, pihak Kepolisian dapat secara cepat memberikan peringatan kepada masyarakat serta lakukan evakuasi dini. [Humas Polres Indramayu]

Sumber: http://bit.ly/2o6nL9X

Bupati Indramayu Ingatkan Kuwu Tak Selewengkan Dana Desa

Bupati Indramayu, Hj Anna Sophana mengingatkan para kuwu untuk tidak main-main dalam pemanfaatan dana desa. Pasalnya ketidak hati-hatian dalam pengelolaan, apalagi menyelenwengkannya bisa terseret masalah hukum.

“Jangan main-main dengan dana desa. Pengelolaannya harus sesuai dengan perencanaan. Transparan dan bisa dipertanggungjawabkan. Kalau melenceng, apalagi diselewengkan, bisa terkena resiko hukum,” tutur dia, Rabu (22/3/2017).

“Saya menerima informasi dari kepolisian soal dugaan penyelewengan pengelolaan dana desa. Saya ingatkan untuk berhati-hati. Pengguliran dana desa juga harus sesuai dengan program yang sudah direncanakan, tidak diperbolehkan ada program mendadak yang tidak ada di perencanaan sebelumnya. Itu duit negara, jadi harus dipertanggungjawabkan secara administratif,” tambahnya,

Peringatan yang sama juga disampaikan kepada semua penyelenggara pemerintahan lainnya. Jika tidak ingin berhadapan dengan masalah hukum, maka harus tertib dan hati-hati dalam mengelola keuangan daerah.

Anna meminta penyelenggara pemerintahan di dinas-dinas hingga ke desa benar-benar memperhatikan tata kelola asset, sistem pengendalian intern, dan kepatuhan terhadap peraturan perundang-undangan.

"Jika tiga hal itu diperhatikan, kecil kemungkinan berhadapan dengan masalah hukum," katanya.

Inspektur Drs. Nuradi, M.Si menjelaskan, selama tahun 2016 pihaknya telah melakukan pemeriksaan regular sebanyak 330 audit. Terdiri dari SKPD (Satuan Kerja Perangkat Daerah) 153 temuan, kecamatan 177 temuan, UPTD (Unit Pelaksana Teknis Daerah) Puskesmas 265 temuan, UPTD Pendidikan 137 temuan, SMK/SMK 375 temuan dan SMP 428 temuan.

“Jumlah totalnya ada 1.535 temuan. Namun tingkat penyelesaian telah mencapai 99,28 persen. Masih ada delapan temuan yang belum selesai, sedang yang belum lengkap sebelas temuan di Kecamatan Widasari, Gantar Kandanghaur, Karangampel, UPTD Pendidikan Sukagumiwang, dan SMP Negeri 2 Karangampel,” tegasnya.

Sumber: http://bit.ly/2mW0Lun

Selasa, 06 Desember 2016

Acara Coastal Cleanup di Indramayu Menyambut HUT Pertamina ke-59

Dalam rangkat Pertamina HUT Pertamina ke-59 bakalan ada acara Coastal Cleanup yang ingin mengundang para komunitas-komunitas pecinta alam di sekitaran indramayu untuk dapat menghadiri acara ini yang nantinya akan membersihkan sampah di Pantai Karangsong, Balongan Indramayu. Satu komunitas bisa diikuti minimal 20 orang.

Sambil membersihkan sampah sambil melakukan yel2 yang menarik...dan yel2 yang menarik akan dilombakan dan dapat hadiah medali & barang senilai jutaan Rupiah. Peserta lomba (Lomba Melukis di kanvas & tong sampah) coastal clean up akan diberikan kaos gratis.

Oia, untuk mengikuti acara ini para peserta lomba tidak dipungut biaya, gratisssss :)

Acara bakal digelar pada hari Sabtu, tanggal 10 Desember 2016 mulai Pkl 07.30 WIB sampai selesai. Acara ini juga nantinya akan dihadiri Ibu Menteri Lingkungan Hidup dan hiburan artis Ibukota: Setia Band.

Semua peserta berhak mendapatkan kupon undian doorprize

Yang mau nanya-nanya lebih lanjut bisa menghubungi Mey: 081314377713