Sabtu, 26 Januari 2013

Petani di Indramayu Khawatirkan Hama Tikus

Petani di wilayah Kabupaten Indramayu saat ini sudah memasuki musim tanam. Bahkan di sejumlah wilayah, areal tanaman padi tampak sudah mulai meninggi. Meskipun demikian, memasuki musim tanam mereka juga khawatir dengan hama tikus yang kerap menyerang.

Seperti diungkapkan Kepala Desa Dukuhjeruk Kecamatan Karangampel, Solikin. Menurutnya, saat ini memang hama tikus mulai muncul. Tak heran para petani juga sudah mulai siaga untuk bersama-sama memerangi hama tikus. "Para petani memang sudah siaga untuk melakukan gropyokan memberantas tikus. Karena kalau tidak diberantas akan merusak tanaman padi yang mulai tinggi," ungkapnya.

Hal senada juga diungkapkan Wisad, seorang petani asal Juntiyuat. Menurutnya, pada saat mulai memasuki musim tanam memang harus diwaspadai munculnya hama tikus. Apalagi tikus ini biasanya akan merusak tanaman padi yang baru saja ditanam. Wisad juga mengaku sudah melakukan persiapan untuk menghalau munculnya hama tikus.

Menanggapi soal munculnya hama tikus, Kepala Bidang Tanaman Pangan pada Dinas Pertanian & Peternakan Kabupaten Indramayu, Ir. Solachudin mengatakan kalau sejauh ini belum ada kejadian luar biasa yang dilaporkan. Meskipun demikian ia mengajak para petani untuk tetap melakukan langkah antisipasi, agar tanaman padi yang baru saja ditanam tidak rusak karena tikus. 

Sumber: Koran Radar 25 Januari 2013

Jumat, 25 Januari 2013

Warga Dusun Tengah Patrol Geger Pohon Rangdu Hilang Misterius

Warga Dusun Tengah Desa Sukahaji, Kecamatan Patrol digegerkan dengan hilangnya pohon rangdu besar yang berusia sekitar 20 tahun di pinggir jembatan sungai Bugel secara misterius. Berdasarkan keterangan warga, hilangnya pohon besar itu terjadi saat sungai Bugel meluap beberapa hari lalu. Namun, yang membuat warga heran pohon tersebut kini tidak ditemukan keberadaannya.

"Bukan itu saja, yang menjadi anehnya lagi, kalaupun pohon rangdu itu tumbang akibat arus deras sungai tentunya roboh dan pasti menghalangi sungai. Bahkan nyangkut ke jembatan, karena jembatan Bugel itu kecil. Sementara pohon rangdu yang hilang sangat besar," ujar Atung.

Warga lainnya, Hamim mengatakan pohon rangdu tersebut hilang bersama akar-akarnya. Hilang pohon secara misterius itu menurut Hamim membuat geger warga di dusunnya. "Bahkan, banyak warga dari dusun lain setelah mendengar kabar hilangnya pohon rangdu yang tumbang secara misterius pada datang ke lokasi untuk melihatnya," ungkap Hamim.

Sementara itu, warga lainnya yang bernama Ade mengakui keanehan tersebut. Pasalnya dirinya atau keluarganya tidak mendengar adanya suara pohon tumbang. "Karena rumah saya letaknya sangat berdekatan dengan pohon rangdu itu. Jika pohon itu tumbang pasti bersuara, apalagi pohonnya besar," ujar Ade.

Sumber: Koran Radar 25 Januari 2013

Kamis, 24 Januari 2013

Alamat Dinas Perikanan & Kelautan Kabupaten Indramayu

Dinas Perikanan & Kelautan Kabupaten Indramayu beralamat di Jl. Pabean Udik No 1. Telp (0234) 272767. 

Alamat Dinas Pertanian & Peternakan Kabupaten Indramayu

Dinas Pertanian & Peternakan (Distanak) Kabupaten Indramayu beralamat di Jl. Veteran No. 1. Telp. (0234) 272082 

Alamat Dinas Pendudukan & Catatan Sipil Kabupaten Indramayu

Dinas Pendudukan & Catatan Sipil Kabupaten Indramayu beralamat di Jl. Ir. H. Juanda No 01. Telp (0234) 272312.

Alamat Dinas Pendapatan Pengelolaan Keuangan dan Asset Daerah Kabupaten Indramayu

Dinas Pendapatan Pengelolaan Keuangan dan Asset Daerah Kabupaten Indramayu beralamat di Jl. Kartini No. 15-17. Telp (0234) 272006.

Alamat Dinas Pemuda Olah Raga Budaya Pariwisata Kabupaten Indramayu

Dinas Pemuda Olah Raga Budaya Pariwisata (DISPORABUDPAR) Kabupaten Indramayu beralamat di Jl. Gatot Subroto No. 4.  Telp. (0234) 272325.

Alamat Dinas Koperasi UKM Perindustrian & Perdagangan Kabupaten Indramayu

Dinas Koperasi, UKM, Perindustrian & Perdagangan (Diskoperindag) Kabupaten Indramayu beralamat di Jl. MT. Haryono No.11/B Telp. (0234) 271310.

Alamat Dinas Pengelolaan Sumber Daya Air Pertambangan & Energi Kabupaten Indramayu

Dinas Pengelolaan Sumber Daya Air Pertambangan & Energi Kabupaten Indramayu beralamat di  Jl. Mayor Dasuki No. 1 Telp. (0234) 272010.

Alamat Dinas Cipta Karya Kabupaten Indramayu

Dinas Cipta Karya Kabupaten Indramayu beralamat di Jl. Wiralodra No. 35 Indramayu. Telp. (0234) 272015.

Alamat Dinas Bina Marga Kabupaten Indramayu

Dinas Bina Marga Kabupaten Indramayu beralamat di Jl. Pahlawan No. 61. Telp (0234) 274264.

Alamat Dinas Perhubungan Komunikasi & Informatika Kabupaten Indramayu

Dinas Perhubungan Komunikasi & Informatika (Dishubkominfo) Kabupaten Indramayu beralamat di Jl. Letjen. S. Parman No. 19 Indramayu 45211. Telp./Fax : (0234) 272698.

Alamat Dinas Kesehatan Kabupaten Indramayu

Dinas Kesehatan Kabupaten Indramayu beralamat di Jl. Veteran No. 3. Kode Pos 45212. Telp (0234) 272125.

Alamat Dinas Pendidikan Kabupaten Indramayu

Dinas Pendidikan Kabupaten Indramayu beralamat di Jl. MT. Haryono

Antisipasi Bencana, Pemkab Indramayu Siapkan Dana 2 Miliar

Curah hujan yang cukup tinggi belakangan ini membuat semua daerah waspada bencana. Tak terkecuali Kabupaten Indramayu. Meskipun banjir yang sempat menggenangi tiga kecamatan beberapa waktu lalu telah surut, namun antisipasi tetap dilakukan oleh Pemkab Indramayu. Apalagi sejumlah wilayah punya riwayat pernah mengalami banjir seperti di Kecamatan Kandanghaur, Losarang, Terisi, Cikedung, Patrol.

Sekda Indramayu, H. Ahmad Bachtiar SH mengungkapkan, Pemkab Indramayu sudah memiliki Peraturan Bupati (Perbup) No 120 Tahun 2012 tentang Tanggap Darurat dan Bantuan Darurat Bencana di Kabupaten Indramayu. "Perbup ini diantaranya mengatur tentang pencegahan, masalah tanggap darurat, bantuan darurat, hingga pemulihan dan rehabilitasi serta rekonstruksi," terang Bachtiar. Ditambahkannya, dalam Perbup itu juga diatur mengenai jenis bantuan maupun batasan jumlah bantuan yang boleh dilakukan. Selain itu juga tentang jenis bencana yang boleh mendapatkan bantuan. 

Bachtiar mengatakan, wilayah Kabupaten Indramayu tahun ini memang relatif aman dari bencana banjir seperti yang pernah terjadi beberapa tahun yang lalu. Meskipun demikian pemerintah tetap melakukan langkah antisipasi dengan menyiapkan anggaran tak terduga. "Untuk anggaran tak terduga tahun ini mencapai 2 miliar. Di samping itu juga masih ada anggaran untuk penanggulangan fisik yang ada di masing-masing organisasi perangkat daerah (OPD)," jelas Bachtiar. 

Sumber: Koran Radar 23 Januari 2013

SMAN 1 Juntiyuat Segera Miliki Mushola

SMAN 1 Juntiyuat Kabupaten Indramayu akan segera memiliki mushola sebagai tempat ibadah yang representatif. Peletakan batu pertama pembangunan Mushola Baiturrohmah tersebut telah dilakukan oleh Camat Juntiyuat, Sutrisno SIP. Tampak hadir juga Kepala SMAN 1 Juntiyuat Drs Muslich MPd, unsur Muspika Kecamatan Juntiyuat, kepala KUA Juntiyuat dan tamu undangan lainnya.

Sutrisno mengaku bangga karena SMAN 1 Juntiyuat punya inisiatif untuk membangun mushola. Menurutnya, itu merupakan ide yang jenius dalam rangka ikut mewujudkan Indramayu yang religius. "Mudah-mudahan setelah mushola ini jadi para siswa akan lebih rajin untuk beribadah, terutama mengerjakan sholat lima waktu," kata Sutrisno.

Sementara itu Kepala SMAN 1 Juntiyuat tak bisa menyembunyikan kebanggaannya. Muslich berharap keberadaan mushola ini mampu meningkatkan amal ibadah siswa yang berimbas pada meningkatnya prestasi mereka.

Sumber: Koran Radar 23 Januari 2013

117 Unggas di Desa Limpas Positif H5N1

Selain wabah Chikunguya, di Desa Limpas RT 04 RW 01 Kecamatan Patrol juga ditemukan kasus penemuan unggas yang mati mendadak. Belakangan diketahui, unggas yang mati itu positif terkena virus flu burung. Petugas survei dari Dinas Kesehatan Kabupaten Indramayu, Supriyadi SKM menyebutkan jumlah unggas yang mati sebanyak 117 ekor, baik ayam maupun bebek yang merupakan peliharaan warga setempat.

Kasus kematian unggas tersebut diketahui mulai terjadi sejak seminggu lalu atau bersamaan dengan mewabahnya penyakit Chikunguya. Oleh warga, ayam maupun bebek yang mati dibuang ke sungai. Bahkan ada juga yang sengaja di sembelih lalu dimasak ketika unggas dalam kondisi sudah sakit. "Dari keterangan warga, memang ada yang dimakan juga. Tapi sejauh ini belum satupun warga yang menderita sakit dengan gejala seperti terkena flu burung," kata Supriyadi.

Diketahuinya, ayam yang mati tersebut terjangkit virus flu burung lanjut Supriyadi setelah dilakukan rapid tes oleh dokter hewan dari Dinas Peternakan Kabupaten Indramayu. Menurutnya, salah satu penyebab unggas terkena serangan flu burung dikarenakan sanitasi lingkungan yang kurang bagus dan juga dipengaruhi cuaca yang tidak menentu saat ini. Ini dibuktikan dari hasil pemantauan di lapangan dimana kondisi kandang tidak terawat kebersihannya. Bahkan beberapa diantaranya nempel dengan dinding rumah.

Sumber: Koran Radar 23 Januari 2013

Rabu, 23 Januari 2013

Desakan Kebutuhan Hidup, Nelayan di Indramayu Paksakan Melaut

Meski cuaca masih memburuk, ribuan nelayan di daerah Pantura Kabupaten Indramayu, Jawa Barat, memaksakan melaut. Desakan kebutuhan hidup memaksa mereka menerjang cuaca dan laut yang tengah tak bersahabat ini. Apa mau dikata. Salah seorang nelayan Pantura Indramayu Rustam kepada wartawan di Indramayu, Selasa (22/1), mengatakan, ribuan nelayan Indramayu terpaksa  berangkat melaut meski cuaca buruk karena terdesak kebutuhan hidup.

Ia menambahkan, angin kencang disertai gelombang tinggi masih terus melanda laut Jawa, untuk nelayan tradisional yang menggunakan perahu sederhana sangat membahayakan keselamatan mereka. Namun tidak ada pilihan lain untuk tetap mencari penghasilan. “Cuaca buruk hasil tangkapan sulit diandalkan karena saat mereka tebar jaring sering terganggu hantaman gelombang tinggi,”katanya. Hasil tangkapan tidak sebanding dengan modal melaut, kata dia, menambah beban bagi nelayan tradisional sedangkan berhenti melaut kebutuhan  hidup tinggi. 

Dedy Aryanto, manajer Tempat Pelelangan Ikan Glayem Indramayu, mengaku, akibat cuaca buruk pendaratan ikan terganggu karena hasil tangkapan nelayan setempat tidak bisa diandalkan. Ia memprihatinkan ribuan nelayan yang memaksakan melaut, padahal sangat membahayakan keselamatan mereka. Ombak tiga meter dapat menenggelamkan perahu ukuran sederhana. Menurut Dedy, perubahan cuaca laut Jawa sulit diperkirakan, saat nelayan berangkat dari TPI angin stabil ombak rendah, namun ditengah tiba-tiba mendadak ombak tinggi sering nelayan mengeluh karena mereka terancam tenggelam.

Kondisi cuaca sulit diperkirakan menyulitkan nelayan, kata Dedy, karena saat angin kencang disertai gelombang tinggi, mereka hanya mencari ikan dekat pulau kosong tujuannya supaya bisa menghindari ombak tersebut, hasil tangkapan jelas menurun.

Sumber: forumkeadilan.com

Selasa, 22 Januari 2013

Pemkab Indramayu Anggarkan 165 Miliar Untuk Perbaikan Jalan Tahun 2013

Persoalan jalan rusak sepertinya memang tidak ada habisnya. Bulan lalu ketika melintas di jalur pantura Indramayu menuju Jakarta terlihat sedang ada perbaikan jalan. Tetapi bulan ini ketika melintas lagi, akan dijumpai banyaknya lubang jalan. Jadi jangan heran kalau masyarakat terus mengeluh tentang kondisi jalan yang rusak belakangan ini.

Kepala Dinas Bina Marga Kabupaten Indramayu, H. Soen Sudjarwo ST mengungkapkan, masalah jalan rusak sebenarnya bukan hanya tanggung jawab pemerintah Kabupaten Indramayu tapi juga pemerintah provinsi dan pemerintah pusat. Karena jalan itu ada tiga kategori, yaitu jalan negara atau nasional, jalan provinsi dan jalan kabupaten.

Sudjarwo menjelaskan, Pemkab Indramayu sebenarnya juga sangat memperhatikan masalah infrastruktur jalan dan menjadi salah satu prioritas pembangunan pada tahun 2013 ini. Karena keberadaan jalan yang bagus sangat menunjang sektor lainnya.

Dikatakan Sudjarwo, untuk tahun 2013 ini anggaran perbaikan jalan dari Pemkab Indramayu mencapai Rp 165 miliar. Jumlah ini dibagi menjadi tiga program, yaitu perbaikan berkala, rehabilitasi dan peningkatan jalan. Disamping anggaran tersebut, juga masih ada anggaran Rp 45 miliar yang masuk program pemeliharaan.

Menurut Kepala Bidang Pemeliharaan pada Dinas Bina Marga, Ir. Suwenda Asmita, untuk tahun 2013 ini anggaran pemeliharaan mencapai Rp 45 miliar. Menurutnya, anggaran tersebut akan dimanfaatkan secara maksimal untuk melakukan pemeliharaan di sejumlah ruas, dengan memperhatikan skala prioritas. 

Sementara dari panjang jalan kabupaten 806,78 kilometer, yang mengalami kerusakan mencapai 162,49 kilometer. Dari sejumlah ini sepanjang 136,73 kilometer rusak ringan dan 25,76 kilometer  rusak berat. Adapun panjang jalan negara yang ada di wilayah Indramayu mencapai 117,33 kilometer dan jalan provinsi 105,15 kilometer.

Sumber: Koran Radar 22 Januari 2013

Wabup Indramayu Instruksikan Kuwu Siaga Banjir

BMG memprediksi, curah hujan tinggi yang berpotensi menimbulkan banjir bakal terus terjadi di Kabupaten Indramayu hingga bulan depan. Mengantipasi hal itu, wakil bupati Indramayu Drs H. Supendi MSi menginstruksikan kepada para kuwu untuk siaga serta senantiasa meningkatkan kewaspadaan terhadap segala kemungkinan datangnya bencana.

"Kuwu harus siaga dan cepat bertindak atasi masalah yang timbul," kata Wabup saat acara evaluasi kinerja penyelenggaraan pemerintahan, pembangunan, dan pembinaan kemasyarakatan di Aula Kantor Desa Gabus Kulon, Kecamatan Gabus Wetan.

Selain kuwu, para camat dan seluruh kepala UPTD/B juga harus melakukan hal yang sama. Sehingga jangan sampai ada warga yang terkena musibah tidak cepat ditangani. Secara khusus, Wabup memerintahkan kepada semua UPTD Puskesmas untuk membuka pelayanan kesehatan 24 jam membantu para korban banjir. Termasuk kepada semua UPTD Pertanian untuk menginventarisasi kerugian serta penanggulangan bencana banjir yang merendam lahan-lahan sawah. Pemkab Indramayu telah menyiapkan anggaran untuk upaya penanggulangan korban banjir.

Menurut Wabup, banjir masih menjadi ancaman terutama di wilayah pantura yang secara tipologinya merupakan daerah dataran rendah serta rawan banjir. Meski genangan air bisa langsung surut dalam waktu sehari atau dua hari pasca banjir, tetap saja hal itu harus dianggap musibah dan menjadi ancaman buat warga. "Jadi semua aparatus harus senantiasa waspada dengan segala kemungkinan datangnya bencana," jelasnya.

Sumber: Koran Radar 22 Januari 2013

Lubang di Jalan Pantura Indramayu Rawan Kecelakaan

Banyaknya lubang jalan di jalur pantura Indramayu dinilai rawan terjadi kecelakaan. Terutama pengguna sepeda motor yang melintas pada malam hari. Karena jalur pantura Indramayu sepanjang 68 kilometer yang membentang dari Candangpinggan Kecamatan Kertasmaya hingga Sewo dipenuhi dengan "ranjau" jalan berlubang yang tergenang air. Lubang jalan dengan kedalaman 10-15 cm ini sangat membahayakan bagi pengguna jalan.

Bahkan, di sejumlah titik kerap menjadi penyebab utama terjadinya kecelakaan yang mengakibatkan korban jiwa. "Di jalur ini memang banyak sekali lubang. kalau kita tidak hati-hati bisa terjatuh, ujar Duliman salah seorang pengendara motor.

Lubang pada jalan selain menyebabkan korban jiwa juga kerap membuat kendaraan patah as. Tidak sedikit, kendaraan kecil banyak yang terjebak akibat lubang tersebut. Tak heran banyak warga memasang ban bekas atau menanam ban bekas dan pohon pisang di lubang-lubang tersebut.

Kasatlantas Polres Indramayu, AKP Irwandi membenarkan kondisi jalan di pantura Indramayu penuh lubang dan sangat membahayakan pengguna jalan. "Hasil penyusuran kami di lapangan, lubang-lubang menganga hampir ditemukan di sepanjang jalan pantura Indramayu antara Candapinggan-Sewo," tuturnya.

Irwandi mengaku telah menghubungi Balai Besar Pemeliharaan Jalan Nasional di Cikampek untuk melakukan perbaikan. Langkah ini diambil untuk menekan angka kecelakaan lalu lintas yang disebabkan jalan rusak. Disamping itu, Polres Indramayu juga sudah berkirim surat ke dinas terkait.

Sumber: Koran Radar 21 Januari 2013

SMAN 1 Tukdana Beri Reward Siswa Berprestasi

Pada rangkaian acara peringatan ulang tahun SMAN 1 Tukdana, turut pula diserahkan penghargaan bagi siswa atau siswi yang telah memberikan torehan prestasi. Penghargaan tersebut diserahkan Kepala SMAN 1 Tukdana, Drs Syamsuri MPd pada puncak peringatan HUT ke-20 SMAN 1 Tukdana.

Meski keberadaannya di perbatasan, namun SMAN 1 Tukdana tetap menjadi lembaga pendidikan terdepan dengan pencapaian prestasi yang membanggakan. Di samping itu, juga tetap menjadi sekolah favorit dan kebanggaan masyarakat, tidak hanya bagi masyarakat Tukdana tapi hingga ke kabupaten lain di perbatasan Indramayu-Majalengka itu.

"Penghargaan ini merupakan penyemangat bagi siswa agar terus mengukir prestasi. Dan juga dapat menjadi contoh bagi siswa lain yang juga memiliki kesempatan yang sama," tutur Syamsuri. Dirinya berharap ke depan SMAN 1 Tukdana akan menjadi sekolah yang Unggul, Dinamis, Berdisiplin tinggi, Berkepribadian dan siap bersaing di era golbal.

Diungkapkan Yuli, salah seorang pelajar penerima penghargaan. bahwa penghargaan yang diberikan oleh sekolah menjadi semangat tersendiri baginya untuk selalu meningkatkan prestasi.

Sumber: Koran Radar 20 Januari 2013

Petshop di Indramayu

HokiePetshop siap melayani semua kebutuhan hewan peliharaan anda. Letak tempat kami yang strategis, yaitu di Jl. Tanjungpura (dekat dengan Toserba Yogya, kantor Andi's Travel) akan semakin memudahkan anda untuk memanjakan hewan peliharaan.

Layanan, produk dan jasa yang bisa anda dapatkan di HokiePetshop: Salon hewan (grooming), penitipan hewan, dokter hewan, jual makanan dan perlengkapan hewan. Kami juga menjual hewan-hewan peliharaan seperti kucing persia. Untuk jasa salon, kami memberikan layanan jemput dan antar GRATIS.

Jadi tunggu apalagi, hubungi kami di 0813.24.53.9525 atau follow akun twitter @rie_say. Kami tunggu ya kedatangan anda.